JAM PIDUM ; penyalahgunaan narkotika (pasal 127 UU no.35 Tahun 2009) dapat diterapkan dengan dakwaan tunggal, asalkan…..

Pagi (kamis, 21.03.2019) sekira pukul 07.30 Wib Kejaksaan Tinggi Kep. Babel menyaksikan Vidio Conference (VIDCON) yang diadakan Pusat Penerangan Hukum (PUSPENKUM) Kejagung R.I, kegiatan vidcon ini merupakan yang ke-10 (sepuluh), pada kesempatan kali ini yang menjadi narasumber yaitu Wakil Jaksa Agung (WAJA) R.I dan Jaksa Agung Muda (JAM) Tindak Pidana Umum bertempat di media center Puspenkum Kejagung RI dengan tema “pelimpahan perkara tindak pidana narkotika dengan Acara Pemeriksaan Singkat (APS) dan delik pemilu” dengan peserta Kepala Kejaksaan Tinggi, Aspidum dan pejabat struktural bidang pidum serta¬† kasi Penkum seluruh Kejati.

 

Dalam kesempatan ini, Wakil Jaksa Agung R.I. DR. Arminsyah menegaskan bahwa dalam eksekusi suatu kasus yang sudah inkra agar segera dilaksanakan, kasus-kasus kecil seperti pencurian kakau atau suami tanam ganja untuk penyembuhan istrinya yang sakit diharapkan Jaksa harus benar-benar profesional dan teliti betul dalam meneliti kasusnya sehingga mensrea benar terungkap, sementara JAM Pidum DR. Nur Rohmad mengatakan agar Surat Edaran mengenai pelimpahan perkara tindak pidana narkotika dan penyalahgunaan narkotika dengan Acara Pemeriksaan Singkat (APS) dapat dipedomani, dalam dakwaan dapat diterapkan dakwaan tunggal yaitu pasal 127 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika namun harus memang benar-benar sesuai unsur-unsur dan barang bukti pada saat tertangkap tangan untuk kebutuhan 1 (satu) hari, sedangkan mengenai tindak pidana pemilu, JAM Pidum DR. Nur Rohman menjelaskan kasusnya dituntut percobaan dan menarik perhatian nasional maka dapat berkonsultasi ke JAM Pidum namun apabila hanya menarik perhatian di daerah cukup berkonsultasi dengan Kejati.

 

Dalam kegiatan Vidcon tersebut, Kajati Kep. Babel, Aspidum, para kasi pidum, kasi penkum serta jaksa yang hadir mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada JAM Pidum bapak DR. Nur Rohmad. (ROY).