Kejari Beltim Kenalkan “Pelakor Bijak” kepada masyarakat Belitung Timur

Kejaksaan Negeri Beltim melalui Seksi Pidana Khusus mengajak masyarakat menjadi Pelakor Bijak. Jangan salah paham, ajakan menjadi Pelakor Bijak adalah program inovasi terbaru yang berarti Pelapor Korupsi Beridentitas Terjaga Akurat (Pelakor Bijak).

“Artinya begini, pelapor harus memiliki identitas yang jelas. Dikirim via WA (Whatsapp) dan email. Kemudian memiliki data-data, yang juga dikirim via WA atau email,” ungkap Kepala Seksi Pidsus, Samsi Thalib SH seizin Kajari Beltim Widagdo SH, Kamis (20/6) kemarin.

“Karena tujuan kita adalah untuk menuju wilayah bebas korupsi zona integritas, yang mana khususnya Pidsus sudah masuk ke WBK. Tujuan Pelakor bijak, supaya jangan ada timbul fitnah laporan. Jadi laporannya bisa dipertanggungjawabkan, bukan hanya sekedar surat kaleng yang tidak akan kita tanggapi,” sambung Samsi.

Menurut Samsi, dengan pemanfaatan aplikasi daring seperti Whatsapp dan email, Kejaksaan Negeri Beltim tetap menjamin kerahasiaan identitas pelapor. Bahkan, Seksi lain di Kejaksaan Negeri Beltim tidak lebih mengetahui daripada Seksi Pidsus untuk setiap laporan yang masuk.

“Kita menjamin identitas itu terjaga. Untuk yang menerima WA atau email, hanya kami yang di Pidsus. Apabila memang syarat-syarat itu tidak terpenuhi, kita akan komunikasikan lagi dengan pelapor melalui WA atau email,” kata Samsi.

Mekanismenya, ujar Samsi, jika syarat terpenuhi maka dilakukan telaah oleh Seksi Pidsus. Itupun bukan berarti dapat ditindaklanjuti semua di Seksi Pidsus namun dapat dialihkan pada Seksi lainnya atau dilimpahkan ke Penyidik Kepolisian terlebih dahulu.

“Kalau syarat terlah terpenuhi kita lakukan telaah. Nantinya setelah dilakukan telaah akan seperti apa. Apakah ada tindak perbuatan pidana. Kalau terkait pidana korupsi kita tangani tapi kalau terkait pidana umum akan kita serahkan ke penyidik Polri. Kalau dia terkait perdata dan tata usaha negara, kita serahkan ke Kasi Datun hasil telaahnya,” terangnya.

Samsi juga memastikan, setiap laporan yang diproses lanjut akan dilaporkan perkembangannya kepada pelapor. Ini merupakan wujud transparansi dan tahapan yang telah disusun sesuai SOP program inovasi Pelakor Bijak.

“Sampai dengan selesai, kita laporkan kembali ke pelapor perkembangannya. Mulai tahap penyelidikan, penyidikan sampai putusan kita akan kembalikan,” jelas Samsi.

Selain itu, sesuai dengan PP 43 tahun 2018 tentang pemberian premi akan disesuaikan terlebih dahulu dan kerugian negara yang berhasil diselamatkan dalam kasus korupsi.

“Dengan adanya Pelakor Bijak, masyarakat tidak akan takut melapor. Silahkan mengirimkan laporan WA melalui nomor layanan 081279975588 atau kirim email dengan lengkap ke kajaripidsusbeltim99@gmail.com,” tutup SamSi

Source: kejari-beltim.go.id

Tags: