Lagi, Buronan TPPU Bank Century Ditangkap

Kali ini Tim gabungan Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap buronan kasus pencucian uang Bank Century Stefanus Farok Nurtjahja di rumah makan kawasan Jakarta, “Buronan langsung dibawa menuju ke Lapas Salemba untuk menjalani pidana yang telah dijatuhkan Pengadilan atas perbuatannya tersebut,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Dr. Mukri, SH,.MH di Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Terpidana Stefanus Farok Nurtjahja

Selanjutnya menurut Dr. Mukri, SH,.MH, penangkapan itu berawal pada (selasa,29/10/2019), tim intelijen menerima informasi mengenai keberadaan terpidana Stefanus di salah satu rumah makan, lalu tim melakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan sekira pukul 17.00 Wib “Tanpa ada perlawanan,” katanya.

Bahwa terpidana Stefanus Farok Nurtjahja berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: No. 535 K/Pid.Sus/2014 tanggal 14 Juli 2014, bersama kedua terdakwa lainnya yaitu Raden Mas Johanes Sarwono dan Umar Muchsin dinyatakan bersalah menerima uang sebesar Rp1,1 miliar dari Toto Kuntjoro, yang diketahui bahwa uang tersebut berasal dari Robert Tantular yang telah terbukti melakukan tindak pidana, penggelapan, penipuan dan pencucian uang, atas perbuatannya, Stefanus dijatuhi pidana penjara selama enam tahun dan denda sebesar Rp1 miliar. “Namun sebelum jaksa sempat melakukan eksekusi terhadap dirinya, ia telah melarikan diri,” katanya.

Penangkapan terhadap terpidana Stefanus Farok Nurtjahja merupakan kinerja Program Tangkap Buronan (Tabur 31.1) yang ke-346, sejak program tersebut diluncurkan pada Januari 2018. (ROY)